Sabtu, 24 Oktober 2009

Infrastruktur Teknologi Informasi

Infrastruktur TI diartikan sebagai suber daya teknologi bersama yang menyediakan platform untuk aplikasi system informasi perusahaan yang terperinci. Infrastruktur TI meliputi investasi dalam peranti keras, peranti lunak dan layanan, seperti konsultasi. Pendidikan dan pelatihan yang tersebar di seluruh unit bisnis dalam perusahaan. Layanan TI digunakan untuk menyampaikan informasi bisnis yang penting dengan mudah tanpa kesulitan bagi para pembuat keputusan disaat dan dimana mereka membutuhkannya untuk menciptakan nilai bagi pelanggan. Namun, hal ini sulit karena kebanyakan perusahaan memiliki system peranti keras yang rumit dan aplikasi peranti lunak yang diperoleh dari wktu sebelumnya. Hal ini membuat perusahaan menghabiskan lebih banyak waktu dan biaya. Sejumlah perkembangan teknologi telah menggerakkan transformasi berkelanjutan infrastruktur TI. Berkembang tren-tren platform peranti keras dan peranti lunak kontemporer menjawab kebutuhan untuk mengurangi biaya infrastruktur TI, untuk menggunakan sumber komputasi secara lebih efisien, untuk mengintegrasikan informasi di berbagai platform dan untuk memberikan fleksibilitas dan layanan yang baik bagi perusahaan dan para pelanggannya. Contohnya seperti perusahaan Dream work. Mereka menggunakan kemampuan kreatif kelas dunia dan teknologi computer yang mutakhir untuk memproduksi film-film kartun yang digerakkan computer. Untuk memimpin di pasar yang persaingannya sengit ini, Dream Work mengimplementasikan sebuah jaringan berkecepatan tinggi untuk menghubungkan computer yang kuat, dream works juga menggunakan hak paten peranti lunak yang dikembnagkan secara internal, yang dinamakan EMO, hamper untuk untuk setiap tahap pekerjaan mereka. Manajemen dream work animation yakin bahwa peranti lunak eksklusif mereka dan juga investasi infrastruktur teknologi lainnya tidak hanya akan membayar penuh tetapi juga memberikan keunggulan strategis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar