Pada bab ini dijelaskan mengenai kegunaan pengetahuan (informasi) terhadap suatu perusahaan . Dengan adanya pengetahuan didalam suatu perusahaan maka ini dapat meningkatkan kinerja perusahaan dan juga dapat meningkatkan efisiensi dan kemampuannya dalam melayani pelanggan. Dan setiap organisasi menciptakan dan mengumpulkan pengetahuan dengan berbagai cara tergantung jenis pengetahuan yang dicarinya. Salah satunya contohnya yaitu dengan mengembangkan jaringan online, agar para karyawan dapat menghubungi para pakar di tempat tersebut untuk mendapatkan pengetahuan. Selain itu perusahaan memerlukan program manajemen pengetahuan. Manajemen pengetahuan adalah seperangkat proses bisnis yang dikembangkan dalam organisasi untuk menciptakan, menyimpan, memindahkan, dan menerapkan pengetahuan. Dalam sistem manajemen pengetahuan terdapat tiga kategori utama yang digunakan dalam mengelola berbagai pengetahuan tersebut yaitu pengetahuan terstruktur, pengetahuan semiterstruktur dan pengetahuan (tersirat) jaringan. Sistem pengetahuan terstruktur menyediakan basis data digital dan berbagai perangkat untuk mengorganisasikan dan menyimpan pengetahuan semiterstrukur, seperti e-mail atau multimedia. Sistem jaringan pengetahuan menyediakan direktori dan perangkat untuk mencari karyawan perusahaan berkeahlian tertentu yang merupakan sumber daya penting dari pengetahuan tersirat. Sering kali sistem semacam ini menyertakan perangkat kolaborasi kelompok (termasuk wiki dan social bookmarking) portal untuk menyederhanakan akses informasi, perangkat pencarian, dan perangkat klasifikasi informasi bardasarkan sebuah taksonomi yang sesuai dengan organisasinya. Manajemen pengetahuan dapat meningkatkan kemampuan perusahaan dalam mempelajari lingkungan sekitar dan menerapkan pengetahuan tersebut kedalam proses bisnisnya. Salah satu tantangan pertama yang dihadapi perusahaan saat membangun pusat pengetahuan adalah mengidentifikasi kategori- kategori yang tepat untuk digunakan saat mengklasifikasikan dokumen. Perusahaan menggunakan kombinasi antara taksonomi yang dikembangkan sendiri dengan teknik-teknik program pencarian. Taksonomi adalah seperti daftar sebuah buku atau seperti sistem perpustakaan untuk mengklasifikasikan buku dan majalah menurut judul dan penulisnya. Sebuah perusahaan bisnis akan dapat mengakses informasi lebih mudah jika perusahaan tersebut merancang taksonominya sendiri untuk mengklasifikasikan informasi menjadi kategori-kategori. Semakin tepat taksonomi tersebut, semakin relevan hasil pencarian yang diberikan oleh program pencarian. Selain itu, sistem kerja pengetahuan juga mendukung penciptaan pengetahuan baru dan integrasinya dengan perusahaan. Sistem ini memerlukan akses yang mudah ke basis pengetahuan eksternal; perangkat keras komputer yang canggih yang dapat mendukung peranti lunak dengan banyak grafik, analisis, manajemen dokumen, dan kemampuan komunikasi. Kemampuan ini dapat meningkatkan produktivitas para pekerja pengetahuan yang dibayar mahal.
Oleh karena itu, manajemen pengetahuan telah menjadi aspek penting di banyak perusahaan dimana para manajernya menyadari bawa keberhasilan perusahaan mereka bergantung pada kemampuan perusahaan unuk menciptakan dan mengelola pengetahuan. Penelitian menunjukkan bahwa bagian yang cukup besar dari harga saham perusahaan berhubungan dengan asset yang tidak kasat mata, dimana pengetahuan adalah salah satu komponen penting selain merek, reputasi dan proses bisnis yang unik. Proyek-proyek berbasis pengetahuan yang dilaksanakan dengan baik terbukti menghasilkan imbal balik investasi yang sangat baik sekalipun investasi di bidang pengetahuan sulit untuk diukur.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar